Sampai dengan hari ini, aku sebenarnya hidup dalam padang gurun.
Aku tidak tahu kapan aku akan sampai di tanah kanaan ku,
Aku tidak tahu dimana letak tanah Kanaan ku,
Aku tidak tahu bagaimana cara aku masuk tanah Kanaan ku,
Aku tidak tahu!
Akupun bernyanyi dan menangis, kemudian sekali lagi Tuhan berkata ”anakku lewatilah hari-hari yang kau lalui dengan selalu mengucap syukur”. Tetapi kali ini aku menjawab ”mengucap syukur karena apa Tuhan?” dan Dia dengan lembut berkata ” karena cintaKu kepadamu.”
Akupun sadar.......
Kalau bukan karena cintaNya, aku pasti sudah mati kelaparan dan kehausan,
Kalau bukan karena cintaNya, aku pasti mati kepanasan waktu siang atau kedinginan waktu malam.
Sambil menangis akupun bernyanyi lagi, tetapi kali ini aku menangis karena bersyukur akan cinta dan kebaikannya untuk setiap hari yang kulewati.
Akupun bernyayi:
Satu hari lagi Kau beri padaku
Satu hari lagi kurasa cintaMu
Satu hari lagi Kau nyatakan kebaikanMu
Sungguh betapa indahnya arti hidup ini
CintaMu lebih nikmat dari anggur
Kurasakan direlung hatiku
CintaMu lebih manis dari madu
Tak terselami pikiranku
(Terimakasih buat cintaMu)
*AsT*



